Halo individuals,
David disini, dan kali ini, saya pengen
ngebandingin dua smartband yang menurut saya punya kualitas
yang bagus banget di tahun 2021. Kontestan pertama tentu aja
smartband keluaran terbaru dari Xiaomi. Ini Mi Band 6. Dari generasi pertama, nama Mi Band memang
selalu jadi langganan smartband bagus ya, termasuk Mi Band 6 ini yang
dateng dengan beberapa update. Kontestan kedua,
adalah Huawei Band 6. Ini anak baru yang tiba tiba
ngeramein pasar dengan segudang fitur. Lumayan buzz pas
dia pertama kali launching, sampe katanya, di hari pertama dia dijual, stoknya langsung ludes,
sold out 5000 system. Jadi, kedua barang ini memang
sama sama bagus lah, kita sepakat. Tapi pasti tetep aja,
bakal ada yang nanya, “” Yang mana, yang PALING bagus bang?” “”” Yang mana yang nomor 1?” “Karena ujung ujungnya
kita harus milih kan, smartband mana yang bakal
nongkrong di pergelangan tangan kita.Dan kita pasti
pengen pilih
yang the very best of the very best. Di video clip ini saya bakal jelasin
beda keduanya + pendapat saya pastinya, dan semoga bisa bantu anda
buat milih yang cocok. Sep, kita mulai aja! Pertama-tama kita
ngomongin soal harga dulu ya. Kalau kita cari di shopping,
Mi band 6 yang garansi resmi, harganya sekitar 550 ribuan. Buat Huawei Band 6 juga sama,
di ecommerce harganya 550 ribuan. Jadi kita udah nggak usah pusingin
soal harga lagi, keduanya ini udah setara. Sekarang kita lanjut ke bagian desainnya. Di Mi Band 6, bentuknya mirip
kayak seri-seri Mi Band sebelumnya ya, dia keliatan kurus panjang gitu, bener bener sesuai namanya,
smartband, gelang pintar.Sistem strap silikonnya juga mirip, yang punya jendolan di ujung, terus jendolannya diselipin ke dalem lubang buat ngencengin si band.
Dari dulu, Mi Band selalu gini. Sistem chargingnya word play here udah pewe. Sejak Mi band 5, tiap kita mau ngecas, kita tinggal tempelin battery charger magnetiknya ke bagian belakang bandnya ini. Ga usah lepas lepas chip lagi. Mantab. Sementara itu, di Huawei band 6, bentuknya lumayan unik buat sebuah smartband. Layarnya agak ngelebar gitu.
Sampe ada yang debatin kalau Huawei Band 6 ini nggak cocok disebut smartband. Lebih cocok smartwatch.
Kalau saya sih, ini lebih ke smartband ya. soalnya dia belum lebar-lebar banget, dan isi softwarenya juga kayak smartband, nanti kita lihat. Bahan strapnya sendiri sama kayak Mi Band 6, dia pake silikon juga, dengan sistem kunciannya yang pake kaitan. Cara ngecasnya juga sama kayak Mi Band, bentuk chargernya aja yang beda.Berat dari keduanya juga beda, kalau Mi band 6 dia overall 24 gram, kalau Huawei
30 gram. Tapi beda 6 gram … Buat saya ga berasa sama sekali lah. Nah, yang bener bener ngebedain Mi Band 6 sama Huawei Band 6, yang udah dari tadi anda liat, ada di bagian layarnya! Mi Band 6 punya ukuran 1.56 inci dengan panel AMOLED, dan kerapatannya juga tinggi di 326 PPI.
Sementara Huawei 1.47 inci dengan panel AMOLED juga, kerapatan di 282 PPI. Mungkin anda agak sedikit kepikiran ya:” Kok layar Xiaomi yang 1.56 inci keliatan lebih kecil dari Huawei yang 1.47? “Karena cara ngukurnya beda! Mi Band ngukur dari titik paling bawah ke paling atas, Huawei ngukur dari pojok bawah ke pojok atas. Pokoknya dua titik yang jaraknya paling jauh lah. Perbedaanya memang bikin bingung sih … dan itu nggak ngasih gambaran kalau layar Xiaomi itu lebih kecil, Huawei lebih gede.Jadi jangan lihat angkanya doang. Yah, soal luas luasan layar ini, memang bakal
bikin galau lah. Di satu sisi, layar Xiaomi yang kurus gini ngasih kesan compact yang dari dulu udah jadi ciri khas smartband.
Saya word play here udah kebiasa dan suka suka aja, apalagi di Mi Band 6, layarnya juga udah full display, nggak ada bezel lagi.
Tapi dengan adanya Huawei Band 6, ternyata kalau layarnya dilebarin lebih dikit, rasanya jadi lebih pewe ternyata. Location sentuh jari kita jadi lebih lega, dan konten yang ditampilin juga lebih gede. Mulai dari condition jam, jumlah langkah, information apapun lah
, isi conversation pas kita dapet notif, jadi lebih terbaca dan bikin kita betah buat perhatiin isinya. Saya lebih suka sama layar Huawei Band 6, lebih mudah dipake, tapi nggak sampe ngorbanin rasa simpel dari smartband juga. Sayangnya layar Huawei ini nggak ideal ya, kerapetan pixelnya jelas nggak setajem Mi Band. Dan soal brightness, keduanya memang punya terang yang sama kalau kita established ke degree 5 yang paling tinggi, sama sama udah enak dipake di outside, tapi pas kita collection ke level 1 yang paling rendah, layar Huawei nggak bisa seredup Xiaomi.Lumayan jadi public relations kalau kita pake smartbandnya pas mau gelap-gelap. kayak main HP sebelum tidur, atau di bioskop kalau udah buka, tapi layarnya nggak sengaja nyala pas kita ayun tangan kita.
Kan men banget harus bolak balik nonaktifin raising to wakenya.

Jadi ada lebih kurangnya lah.
Lanjut! Sekarang kita coba liat user interface dari Mi Band 6.
Ga bisa tinggal swipe aja.
Kalau di Huawei, rasanya agak arbitrary gitu. Terus mereka juga nggak punya mikrofon, jadi kita nggak bisa teleponan sama orang. Kalau udah lebih dari 10.
Soalnya buat olahraga yang nggak mainstream, kayak bowling, cricket, pilates, yang ditrack cuma durasi, denyut jantung, dan kalori.
Lebih akurat yang mana. Nggak pernah sama pokoknya. Tapi ini ada alasannya.
Kebaca sebagai ayunan langkah. Maksimum denyut jantung sekitar 170an, sementara rata-rata dia di 150an. Tergantung orangnya
juga.
10 harian, Huawei 15 hari lebih. Itu lumayan nentuin buat saya. Xiaomi Mi Band 6 dan Huawei Band 6.



