Halo people,
David di sini, dan kali ini kita bakal
nyobain Xiaomi Mix Layer 2! Banyak banget yang nge-request
saya buat bahas HP ini ya. Xiaomi bikin HP lipat lagi. Waktu itu sudah pernah yang pertama,
ini yang kedua! Dan katanya jadi killer-nya
Samsung Z Layer 4! Klaim yang membagongkan ya? Jadi saya langsung lihat
ke lapaknya Apple Tree, di Tokopedia, dan
ternyata di sana sudah dijual! Toko sakti lah! Kalau anda minat sama barangnya,
link tokonya saya taruh di bawah. Barang keren existed juga ada, sekarang kita coba unboxing barangnya dulu, nanti saya bakal banyak
bandingin sama Z Fold 4 juga ya, buat lihat apakah HP ini
benar-benar bisa jadi killer atau nggak. Yang pasti dari kotaknya
dia sudah lebih meyakinkan ya, di sini tentu aja masih ada
co-engineered with Leica. Jadi Xiaomi sudah pacaran sama Leica, harus dipamerin terus
kalau dia sudah sama Leica, dari kotaknya ini lumayan
killer dari Samsung ya? Kayak lebih mewah aja gitu. Xiaomi Mix Layer 2 lebih tebal, Xiaomi Mix Layer 2 … Terus di belakang ada
keterangan soal variannya, ini RAMnya 12GB, dan memori interior 512GB, Dolby Vision – Atmos, sudah Hi-Res Audio, kalau dari tampilannya, ini lebih mantab
dari Fold up yang kecil ini ya? Kayak incredibly simpel, kayak …
Bukan HP yang mahal-mahal banget, padahal keduanya ini harganya
sama-sama sudah 20 juta lebih. Kalau ini … wow! Kayak HP premium gitu, kayak HP scandal sheet gitu. Xiaomi Mix Layer 2. Dari cara kita buka kotaknya
Oh diangkat, kita coba lihat, wuhh, kayak ada sambutannya! Ini ada Xiaomi Mix VIP Solution, jadi kalau ada masalah,
tinggal telepon ke 400-180-8888. Tapi mungkin ini nomor di China sana ya, jadi kalau kita telepon nggak bakal bisa. Kita taruh di samping, di sini juga, berasa costs aja gitu dari packagingnya. Tapi ini Bahasa Mandarin chinese semua, kalau saya artiin secara insting, mungkin ini artinya
ya layarnya bisa dilipat, fleksibel gitu ya,
jangan kena barang tajam, terus display protectornya jangan dilepas, terus ini nggak tahu ini apaan, jangan kena air,
sayangnya jangan kena air ya, soalnya … kalau di Samsung dia sudah bisa IP68, eh bukan, bukan IP68, IPX8! dia udah tahan air,
tapi ini nggak, dan dia jangan dekat-dekat sama magnet.Nanti kita coba lihat HPnya lebih jauh. Ini ada pembatas lagi, di sini ada case, dapat covering. Samsung nggak dapat housing,
ini dapat case. Casingnya warna emas,
ini nggak tahu ada apaan. titik-titik gitu, mungkin
lem atau detektor gitu? Terus bagian belakangnya cakep ya? Ini ada stand dong … * ketawa *.
Mantap, mantap!! Sudah dapat casing, dapat stand, dan di sini teksturnya.
ala kulit-kulit gitu. Jadi mewahnya berasa gitu. Kalau Samsung nggak dapat lagi-lagi ya.Saya senang sih ada. pesaing kayak gini, soalnya, kalau saya pikir Samsung itu di dunia Fold kayak sudah dominan banget. Sekarang sudah ada Vivo bikin, OPPO bikin, Huawei bikin, dan Xiaomi juga ikutan bikin,.
bagus itu. Biar Samsungnya nggak nyantai. Kayak ngasih kelengkapan.
gini kan senang lihatnya, 67 Watt Battery charger. Kalau Samsung nggak dapat charger, jadi.
kita bisa ngejek ngejek Samsung gitu di sini. Ya kapan lagi kan kalau.
nggak ada siangan gini, nggak ada alasa,.
kalau sekarang ada alasan, “” Xiaomi aja ngasih,.
Sekarang kita cobain langsung barangnya, ini kalau saya pegang, feel-feelnya sudah tipis banget gitu. Ini tipis banget.Entengnya sih nggak terlalu enteng ya, bagus karena kalau terlalu enteng kan. ya kurang premium gitu mungkin feelnya, jadi harus agak berat dikit, ini kalau. Kalau kita lihat bagian ini, berasa ya, ini lebih tipis.
Sementara kalau kita bandingin sama Samsung, saya pegangnya ini. agak ngeri-ngeri juga ya, satu tangan … Langsung berasa ya kalau. kita bandingin sama Samsung, yang ukurannya kita anggap. standar jaman sekarang lah.
Karena Samsung yang paling dominan, sementara Xiaomi dia bener-bener tipis. Setara, beratnya sama-sama aja ya,. kalau saya pegang Samsung sedikit lebih berat doang. Kalau kita rapatin kayak gini, dia baru. berasa lebih tebal dari pada HP-HP standar.
Tapi lagi-lagi, kalau kita. bandingin sama si Samsung, kalau kita bandingin sama. si Samsung, bedanya jelas.
Ini Xiaomi bener-bener tipis. Sama dia lengkungannya. kayak lebih elegan juga ya?
Terus kalau Samsung,. di bagian sela-selanya ini, dia dari lebar ke kecil gini ya.Lancip, ini kayak nyender bagian atasnya.
Sementara kalau Xiaomi dia rata aja. Nggak ada nyender-nyenderan,. jadi kelihatan lebih enak, lebih simetris, lebih ada ganjelannya di bagian sini. Kalau saya merem, dan. dikasih pegang si Xiaomi Fold ini, saya awalnya mungkin.
nggak bakal ngirain ini HP foldable ya. Karena dia itu tipis dan beratnya.
nggak berat-berat banget. Ini kalau saya bandingin.
sama apple iphone 13 Pro Max, yang dikasih housing,.
jadi tebalnya ada ekstra dikit, nggak jauh beda ya? Kalau kita lihat layar depannya,.
juga ini berasa kayak HP biasa sih.Nggak terlalu ekstrim kayak si Fold ya, dia itu lumayan sempit tapi panjang, kalau ini lebarnya enak,.
berasa kayak HP biasa. Kalau kita sudah lihat sampingnya, baru ketahuan kalau ini HP collapsible. Jadi kalau misalnya kita pingin.
pakai kayak HP biasa word play here bisa. Dan rasio kayak gini asik buat main video game. Jadi biasanya game itu kan lebih ideal.
kalau rasio layarnya itu kayak HP biasa. Dan ini rasionya kayak HP biasa. Jadi posisinya kita bisa hafal,.
tangan kita sudah gerak sendiri. Jadi ini mantap,.
sementara kalau si Samsung, dia kalau mau dipakai bagian depannya,.
dia terlalu sempit, terus kalau kita mau pakai bagian dalamnya, dia terlalu lebar,.
jadi kayak nggak ada … titik tengahnya gitu. Buat desain kameranya juga keren ya, ini ada kamera utama 50MP, ada kamera ultrawide 13MP, dan kamera telephoto 2x8MP. Desainnya word play here keren,.
beda dari HP Xiaomi yang biasanya, dan ada Leica-Leica-nya. Ini dilihat dari belakang, samping, depan, ini collapsible yang premium sih. Di sini ada tombol power, volume,.
terus ada … IR Blaster, masih ada IR Blaster !! Wow, ini Xiaomi nggak.
hilangin ciri khas mereka ya.Ada SIM Tray, ada audio speaker, ini twin audio speaker, Harman Kardon,.
atas sama bawah, terus ada USB Type C, di sini mereka nggak.
kasih branding Xiaomi ya, menurut saya mungkin lebih keren dikit lah,.
di sini ada logo Xiaomi dikit yang kecil, soalnya Samsung ada, dan entah kenapa,.
kali ini kalau brandingnya di samping, rasanya lumayan keren gitu. Mungkin saya jadi ingat buku gitu ya, yang kalau kita taruh.
di rak kan kita pamerin, ini buku apa, judulnya apa, kalau di sini dia polos aja,.
jadi karakternya sedikit berkurang. Ini foldable paling tipis, jauh,.
jauh dibanding yang lain. Sekarang kita coba casingnya. Nah ini Samsung mungkin ada ya, aksesorisnya banyak gitu,.
tapi harus beli lagi. Kalau ini sudah langsung dapat,.
jadi kita bisa langsung senderin, mau putar video, atau kita mau buka kayak gini, semoga bisa, yak bisa. Oh ya ini juga bisa dimundurin.
kalau misalnya kurang yakin, kalau mau jadi bingkai termahal juga bisa. Bingkai foto, buat ditaruh di meja kantor, kalau kita lihat bagian belakangnya sini, dia juga kelihatan mewah sih.Warnanya senada sama. desain bagian belakangnya. Cakep! Sama ada satu lagi aksesoris. yang ada di Mix Layer 2, ini kalau
saya lihat bagian belakangnya, dia bisa jadi gantungan tas, bahkan sama gantungan dompet buat cewek. Jadi ala-ala gitu ya. Coba kita pasang. Ini ada talinya,. terus ini ada tali lagi, wuh, ini ada tali kayak rantai gitu, jadi bisa digantung sebagai tas,. ini buat gantungan tas tangan, wihhh!! Ini, kalau dilihat kayak gini doang, kayak tas cewek nggak sih,.
kayak dompet cewek nggak sih? Kayak lucu banget,.
ini lumayan mewah. Kalau ditanya ini harganya berapa, bilang aja 20 jutaan langsung, orang-orang yang pakai tas branded.
langsung kena psychological mungkin apalagi tasnya bisa jadi HP! Terus bisa dibuka kayak gini! Tapi nggak bisa masukin duit sih,.
bisanya jepit duit doang, kalau anda mau jepit duit 100 ribu di sini, why not ya, nggak ada yang ngelarang.Itu flexingnya
luar biasa. HP dijadiin tempat jepit duit,.
HP Foldable, kenapa beli collapsible? Ya bisa jepit duit. Nah ini kalau digantung kayak gini, wah ganteng banget- bukan ganteng,.
Tapi Xiaomi ya. Sayang ya, barang kayak ginian.
susah buat masuk ke Indonesia. Buat sekarang Mix Layer 2.
cuma dijual di China aja. Pasar Indonesia masih dikit kali ya? Tapi ya bagus, biar.
Samsung itu agak mikir lah, nggak terlalu nyaman. Kita coba bagian dalamnya,.
kok barusan saya buka … Nggak nyangkut! Bentar … Kalau kita giniin … Nah kalau kayak gini, nyangkut.Kalau kayak gini

nyangkut,. Kalau kayak gini nyangkut, kalau kayak gini, wah … Tapi kalau kayak gini,. kalau sudah lebih dari 90 derajat, dia kebuka ya, jadi … Kita nggak bisa pakai flex setting gitu, kalau istilah Samsung, kita nggak bisa eh- Eh, eh … Kita nggak bisa taruh di meja, terus jadiin apa gitu, karena dia bakal kebuka gini,.
sementara kalau Samsung, dia hinge-nya lebih mantap. Mau kayak gini bisa, mau kayak gini bisa, gini bisa, gini bisa, dan ini.
bahkan sampai tanggung gini bisa. Mungkin karena dia tipis kali ya? Samsung juga kalau mau.
rapat banget kayak gini … Dia baru nutup,.
nah kayak gini, batasnya kayak gini. Sama ini kan layarnya juga lebih lebar, jadi kalau kita beratnya sudah ke belakang, dia bebannya juga lebih gede.
daripada HPnya Samsung. Ya, sayang ya … Sekarang kita nyalakan! Sep, jadi ini adalah.
penampilan paling awal, balik dong, dari Xiaomi Mix Layer 2! Ini kalau saya lihat, jadi ingat layout-nya Vivo X Layer ya? OPPO Locate N gitu? Karena di sini ada widget-widgetnya, dia susunan awalnya kayak gini, terus di kanan kirinya, dia pindahnya juga satu-satu.
Jadi lumayan mirip. Dia nggak langsung pindah.
gitu ya, dan ini bagus. Kayak ada continuity-nya gitu. Kalau nggak salah dia.
pakai UI yang kghusus juga, yep, ini MIUI Layer. Jadi khusus buat HP foldablenya Xiaomi. Dan ada 1 bagian yang.
5 … Kamera ya? Mix Layer nggak ada kamera depan.
di bagian dalamnya. Jadi agak susah ya, kalau misalnya kita pingin.
video clip call-an gede-gede, atau buat cerminan, kalau misalnya kita mau compose, kayak Windy sering pinjem Fold.
atau pakai Fold lama dia buat ditaruh gini, terus dia make up gitu. Kalau Xiaomi ini nggak bisa,.
pertama dia nggak ada kamera depan, terus dia juga nggak bisa dilipatin,.
nggak bisa diberdiriin kayak gini lho.Kalau Samsung kan dia punya kamera depan, jadi kita bisa kacaan, ceriminan, walaupun kualitasnya agak burik, karena under display, kita bisa berdiriin jadi cermin. Itu fitur yang lumayan keren ya. Ya mungkin nggak keren buat diomongin,.
tapi kalau dipake faedah banget. Kalau ini nggak bisa Xiaomi. Kalau kualitas layarnya sendiri,.
ini sudah jagoan sih, ini sudah LED 02, terus dia sudah OLED pastinya,.
terus sudah 120Hz, ukurannya 8.02 inch, dan resolusinya 2160p, mantep! Saya suka banget lihat ini. Warnanya enak,.
ini panel yang bagus ini. Ya sekarang saya instal-instalgame dulu.
buat lihat performanya. Dia pakai Snapdragon 8+ Gen 1, setipis ini dia panas atau nggak.Buat Genshin saya sudah. major di setengah jam.
Dan performanya mantap ya. Pertama dari suhu dulu. Ini dia pakai Snapdragon 8+ Gen 1, dan suhunya enak sih. Dari tadi nggak ada masalah,.
saya main di medium, equilibrium Mode, efficiency Mode, dia suhunya masih enak, kalau saya lihat dia di 44 derajat! Tapi saya nggak ngerasa harus pakai … Kayak apa? Casing, atau pendingin gitu … Masih enak-enak aja, terus kalau dari structure rate-nya, di sini ada yang menarik sih,.
si Xiaomi tetaplah Xiaomi, mau di Layer, mau di Ultra,.
mau di yang mana, mereka tetap agak.
ngeri ngeri dikit ya sama … performa HP mereka, mungkin masih injury.
sama yang jaman dulu, yang 888 itu, yang overheat. HP ini nggak overheat tapi di sini.
kalau kita lihat bagian awal-awal, dia bisa 60 fps. Ini saya primary di setup.
tool sampai menit ke 25, saya major di setup.
tool aja karena ngelihat dia pas sudah menit ketiga gitu, langsung ke-cap di 40 gitu, terus kalau naik dia ke 60, ke 40,.
ke 60, langsung 40 rata lagi, berarti HP ini nge-cap performanya ya, ini tanda-tanda lah,.
sangat rata kayak gini.Terus pas saya masuk ke mode performance, biar unlock performanya lebih tinggi lagi, dia ke 60 bentar, terus ke 50. Jadi beda Balanced Mode. sama Performance Mode,
dia 10 fps, kalau pingin lebih tinggi ya … Efficiency Mode,.
kalau nggak ya Well balanced Mode. Sayangnya nggak bisa 60 ya, kalau bisa 60 kayaknya bakal maksimal gitu, cuma 50 sudah oke banget,.
apalagi suhunya oke ya. Oh ya, buat yang sering tanya saya.
nge-record frame rate-nya pakai apa, nama software-nya PerfDoc ya. Buatan WeTest. Dia nggak cuma bisa.
Aplikasi lain juga bisa kok. Biasanya saya cuma nunjukin soal fps doang, tapi sebenarnya banyak information lain.
kayak pemakaian CPU, suhu HP, informasi RAM, kualitas koneksi, baterai, banyak! Jadi tiap review saya pakai ini sih.
biar datanya akurat, datanya juga bisa disimpan di account kita.
kalau kita suatu saat butuh. Connect-nya enak,.
nggak perlu kecolok kabel, tapi kali ini saya colokin, buat saya ini perfect sih,.
software program yang bagus banget buat ngetes HP. Kalau anda butuh software program.
document data kayak gini, PerfDoc suggested banget. Kalau minat, link-nya.
sudah saya taruh di bawah. Jangan lupa bilang kalau.
kalian tahu PerfDoc dari GadgetIn ya.Soalnya mereka bilang ada diskon. ekstra 20% buat penonton channel ini. Jadi lumayan! Sekarang kita lanjut,. soal performa sudah ya? Sekarang speaker! Kok kurang mantap ya? Nggak ya? Iya lho, tune by Harman Kardon, tapi … ini sudah full … Nggak nendang sama sekali speakernya. Apakah karena tipis ya? Kan speakernya bagian atas sini, kalau HP tebal itu dia bisa. manfaatin dari atas sampai bawah, ini juga tebal dari atas sampai bawah. Tapi ini tipis gitu. Coba ya saya Fold ya? Atau ini ilusi aja? Coba ya kita Samsung, menurut Kevin sama. Si Ekbal bagus, coba ya … Gede, wah jauh mah … * ketawa *. Iya … Sama! Coba ya … Tek-nya itu nggak ada sama sekali. Ini kayak nggak ada modul bass-nya gitu. Sekarang kita coba pakai kameranya,. mau pakai Leica Dynamic atau Genuine.
Genuine kita tes-tes simpel aja di sini.Tes kamera utama, terus kamera ultrawide, kalau ultrawide dari. Sama kalau focusing susah ini. Bentar, biasanya ultrawide bagus kalau.
Bukan autofocus kali? Ini harus jauh lagi … Robotic, ayo fokus robotic … Yang kayak gini-ginian,. bikin Leica nyesel kali? Kayak sudah pasangin. nama mereka ke Xiaomi gitu, soalnya kalau Huawei jadi mikir. Kemarin Huawei bukan bagus karena Leica,. tapi ya memang bagus dari Huawei-nya. Huawei sudah lepas dari.
Leica masih bagus aja. Xiaomi sudah masuk Leica,. sekarang kita masih mikirnya, ya masih awal gitu. Tapi semoga memang bagus sekarang. Kalau kita bandingin sama Samsung, hiya, di dekat juga nggak fokus. Kalau saya lihat, yang. Samsung lebih tajam ya, tulisannya kayak 20 bar,. G-Shock, Casio-nya, fokusnya juga sama, yang Samsung.
lebih tajam dan lebih terang kali. Kalau soal warna ya terserah lah, tapi kalau lihat kayak gini, yang Samsung lebih terang. Kalau kamera ultrawide-nya juga, di Xiaomi kayak lebih …
Pudar gitu. Kesan awal saya buat Xiaomi Mi … Mi Mix Layer … Mi Mix kebiasaan yang dulu … Xiaomi Layer 2, Mix Fold 2, yes, dia desainnya incredibly extremely cakep. Ini mungkin desain HP collapsible.
Yang pernah saya cobain ya. Kesan awalnya bikin wow gitu.
enak buat dipakai primary video game, mau ngapain kayak HP biasa, tipis, strong, bling-bling. Tapi dia juga punya kelemahan yang.
belum bisa ngejar Samsung ya. Kayak teknologi hinge-nya ini, dia masih agak klewer-klewer, nggak bisa mantep.Ini kalau sudah kebuka lebih jauh,. terus kamera depannya hilang, kamera belakngnya juga belum sebagus Samsung, kalau dari baterai bagus. Speakernya juga dia kena efek. dari bentuknya yang tipis ini, memang nggak bisa menang semua sih ya, tapi saya senang banget ada. HP kayak Mix Fold 2 ini, dia punya keunggulan sendiri,. dan dia punya kelemahan sendiri, tapi saya senang lah, Samsung punya saingan,. mereka nggak bisa sok-sok cuma ada mereka, tapi. Xiaomi juga sudah punya.
Dan mungkin kedepannya,. Kalau mau pakai ini word play here ada keunggulan sendiri.
Like kalau anda suka dengan video clip ini, do not like kalau nggak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya. Closed Inscription by @subbox.



