Hallo sob, saat ini saya sedang
berada di Berlin, Jerman, untuk menghadiri acara worldwide
releasing dari Xiaomi 13T series. Ada dua varian yang di launch
secara worldwide hari ini yaitu Xiaomi 13T dan Xiaomi 13T Pro. Yang akan hadir di Indonesia
adalah Xiaomi 13T biasa. Dan hape inilah yang akan
saya bahas untuk saat ini. Ada 3 warna yang tersedia yaitu
Field Eco-friendly, Black dan Alpine Blue. Tapi yang spesial adalah
warna Alpine Blue ini. Karena dia punya completing yang
berbeda dengan 2 warna yang lainnya. Dia pakai completing vegan
leather, saya suka finishing ini karena enak buat digunakan tanpa case,
greepy ga licin secara look juga mewah.Dan ga ada bekas
sidik jari yang nempel. Mungkin ada diantara temen-temen yang mikir
ah masa kita ga dapet yang Pro sih, dapetnya yang biasa aja. Well saya lebih setuju kayak begini karena yang pertama pasar Indonesia adalah pasar yang paling cost delicate, lebih murah
, lebih baik dan bisa jangkau lebih baik calon konsumen. Dan yang kedua perbedaanya hanya di chipset dan kemampuan billing aja. Keunggulan utama dari Xiaomi 13T series itu tuh engga dikurangin disini. Memang apa keunggulannya Xiaomi 13T collection. Kamera, punya kamera sistem yang terdiri dari 3 kamera yaitu lensa white 50 MP dengan OIS, 50 MP telephoto dengan 2 times optical zoom dan 12 MP ultrawide camera. Hal yang spesial disini adalah kamera sistem ini co-engineered bareng Leica. Sebuah produsen kamera dan lensa hi-end kenamaan.Lensa yang digunakan
adalah lensa Leica Vario Summicron. Mereka jelasin sih, kayak lensanya tuh pake berapa lapisan lensa, terus pake finishing apa dan lain-lain. Cuman menurut saya daripada kita ngapalin teknologi lensa ya healing langsung aja kita lihat hasilnya kayak gimana. Untuk lensa utama yang 50 MP tuh ngasih hasil foto yang bagus. Detailnya itu tertangkap dengan
baik seperti yang kalian lihat di foto bunga.Dan gedung Parlemen Jerman ini.
Bunganya tuh terlihat ya guratannya, garis kelopaknya dan gradasi warnanya pun tertangkap dengan manis. Garis-garis batu bata dan tekstur dari Gedung Parlemen ngga nampak tanpa terlihat seperti oversharpen, this behaves. Dynamic rangenya juga terlihat oke tanpa terlihat lebay. Foto pas di bandara ini terdapat location darkness yang cukup dominan. Tertutup bayangan gedung tapi kondisi diluar sedang terik. Namun, masih bisa diangkat dan ngasih
kontras yang baik juga lekukan awan juga. nampak peanut di foto ini. Ketika matahari terbit saya juga iseng foto Mi Band 8 saya dari dalam kamar hotel.
Ini situasinya sangat ekstrim loh, tapi menurut saya fotonya malah nampak keren. Di situasi reduced light eksposure dari mode malamnya tuh cukup bisa menangkap warna dengan baik tanpa ada noise yang mengganggu. Hasil foto juga tampak tajam, bisa dilihat di conblock trotoar di Jerman ini Teksturnya tuh masih nampak. Di situasi malam dengan cahaya lampu ini. bukan situasi yang sulit buat Xiaomi 13T. Selanjutnya sih saya sengaja cari kondisi yang lebih gelap sih dan hasilnya menurut saya masih oke walau kelihatan ya,
noise-noisenya tuh mulai muncul.
Di jalan menuju resort yang gelap banget ini aja hasil fotonya tuh terbilang cukup baik. So, hadirnya Leica disini bukan trick marketing belaka. Kehadiran Leica disini tuh bukan untuk hardware aja ya, tapi dari sisi software program juga karena kadang smart device itu tuh dipaksa untuk memilih antara pengen ngasilin hasil
foto yang lively gitu ya yang biar siap langsung diupload ke sosial media atau mau pake profil warna yang natural yang nyaman dilihat dan nantinya lebih mudah untuk di retouch lagi.Nah, Xiaomi 13T ini tuh punya 2 karakter preset foto ada Leica Authentic dan Leica Vibrant. Kamu bisa mau pilih mau pakai yang mana hanya tinggal sekali tap aja. Bisa dilihat bahwa foto paprica ini tuh punya warna

yang lebih lively di setingan Leica Vibrant, tapi ngga lebay sih cuman tipis aja gitu. Contoh lainnya adalah foto Josua fare gara yang satu ini. Warna Leica Genuine ini tuh ngasih hasil yang lebih mirip all-natural seperti apa yang kita lihat, location terang sama gelapnya tuh masih coba untuk pertahankan, sementara yang Leica Vibrant jelas punya warna yang lebih menarik untuk langsung di post ke sosial media. Hasil yang kalian lihat ini adalah mode portraitnya. Karena punya kamera telephoto 50 MP dengan optical zoom 2 kali hasil foto portraitnya tuh cukup mirip kayak croping kamera mirrorless. Hasilnya lumayan rapi walau ga bisa dibilang sempurna. Tapi ini juga karena softwarenya tuh belum matang bener ya. Jadi, hanya masalah waktu aja biar hasil foto portraitnya jadi rapi banget.
Xiaomi 13T ini tuh pakai chipset mediatek dimensity 8200 ultra,
benchmarknya berapa? saya masih belum dibolehin buat benchmark karena softwarenya juga belum final sehingga masih butuh penyesuaian agar performanya optimal.Layarnya pake panel Crystal Race AMOLED dengan resolusi 2712 x 1220 pixel sehingga ngasih kerapatan pixel sebesar 446 ppi cukup rapat. Di pakai diluar ruangan ketika sedang terik bukan masalah berarti karena height brightness dari hape ini ada di 2600 nits. Rejuvenate ratenya juga ada di
144 Hz dari seting kamu bisa seting mau di 60 Hz aja atau mau pake dynamic refresh price jadi dia bisa pindah-pindah sesuai sama kebutuhan kamu. Hal yang membedakan Xiaomi 13T ini dengan versi Pronya itu ada di beberapa
tempat yang pertama adalah chipsetnya. Kalau versi Pro dia tuh pake Mediatek
Dimensity 9200 plus.
Kemudian di kecepatan pengecasannya juga di versi Pro itu support sampai 120 watt sementara di versi yang non Pronya ini di 67 watt kalau di contrast sama 12T mungkin terkesan ada penurunan ya. Kalau yang 12 T kan 120 watt. Jadi, ya gapapalah masih.
Hal penting yang enhance di Xiaomi 13T. Tentu ada banyak banget yang belum.
apakah memang kamera Leica-nya ini emang membuat kamu semakin produktif. atau bisa dipake buat membantu pekerjaan itu yang masih belum. bisa dijawab di video kali ini.
Tapi ya setidaknya kalian. Kalau mau beli silahkan harganya.
sampai sekarang saya juga belum tahu. Jadi, tunggu aja sampai acara launchingnya. selesai dan tungguin video clip reviewnya di youtube Sobat HAPE.
Sekian. aja dari Mouldie, Mouldie Out.



